SulselNews

Pj Gubenur Bahtiar Segera Wujudkan Pembentukan Dinas Peternakan Sulbar

INILAHSULSEL.COM, MAMUJU – Pemerintah Provinsi Sulbar bakal membentuk Dinas Peternakan. Hal ini merupakan prioritas Pj Gubernur Sulbar Bahtiar Baharuddin sejak awal menjalankan tugas di sana. Selama ini Peternakan dan Hortikultura hanya menjadi bagian pada Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Peternakan (TPHP).

Bahtiar menyakini keberadaan keberadaan Dinas Peternakan akan mempercepat peningkatan kesejahteran masyarakat.

“Beberapa lokasi peternakan misal ternak kambing di Polman sangat berkembang. Namun peternakan ayam belum berkembang sehingga masih tergantung ternak ayam dari Sidrap. Begitu juga ternak Sapi, Itik dan bebek,” kata Bahtiar

Menurutnya, kontur lahan yang berbukit dan gunung di Sulbar cocok untuk ternak Kambing dan sumber makanan melimpah karena lahan subur. Sementara ternak Ayam Petelur juga bagus untuk dikembangkan karena telur termasuk komoditi yang mempengaruhi inflasi.

Baca Juga:  Inggris Bahas tentang Pengakuan Negara Palestina dengan Prancis dan Arab Saudi

Untuk itu, Bahtiar mengajak masyarakat agar bergerak ke usaha peternakan. Soal modal, Pemprov telah mendorong alokasi KUR melalui bank himbara (BRI, Mandiri, BNI, BSI, dan BPD Sulselbar ) agar membiayai budidaya ternak masyarakat Sulbar. Hingga saat ini masih terdapat dana KUR Rp2 triliun yang belum disalur.

“Saya minta tiap minggu ini tim percepatan akses keuangan daerah Sulbar evaluasi progres KUR. Karena KUR inilah salah satunya peluang terbaik untuk mendorong ekonomi kerakyatan Sulbar. Saya sudah minta disalurkan segera. Dan saya sudah minta tambahan KUR Rp5 triliun kepasa Menko Perekonomian. Mohon seluruh rekan dinas terkait, camat, lurah, dan kades dampingi masyarakat akses KUR bersama TAPKD provinsi dan TPAKD kabupaten,” kata Bahtiar

Baca Juga:  KKB Serang Rombongan Komnas HAM Papua, Komisi I DPR: Brutal, Mengancam Kerja Lembaga Negara.

Terkait pembentukan Dinas Peternakan ini, Ketua Bapemperda DPRD Sulbar Syahrir Hamdani mengatakan, merespon positif hal yang menjadi harapan Pj Gubernur Sulbar. Menurutnya hal itu sebagai bentuk perhatian Pj Gubernur untuk mendorong potensi yang ada di Sulbar.

“Jadi dasarnya itu kan saat ini satu dinas mengurusi yang hidup, satunya lagi tanaman, ini yang mau dipisahkan sehingga lebih fokus ke depan,” ucap Syahrir.

Terkait tindaklanjut dari pembentukan dinas Peternakan, saat ini DPRD Sulbar mencoba melakukan pembicaraan bersama dinas terkait, termasuk Biro Hukum untuk bersama-sama melakukan konsultasi ke Kemendagri. DPRD Sulbar mendukung jika ini kemudian menjadi perda inisiatif DPRD Sulbar.

Back to top button