Anggota KPPS di Makassar Kejang-kejang Saat Perhitungan Suara

INILAHSULSEL.COM, MAKASSAR – Seorang anggota Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) di TPS 046, Kelurahan Barombong, Kecamatan Tamalate, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, tiba-tiba pingsan dan kejang-kejang saat proses perhitungan suara masih berlangsung. Kejadian itu pun membuat masyarakat sekitar menjadi heboh.
Ketua KPPS TPS 046, Nojeng Daeng Tuppu menyebutkan anggota KPPS yang kejang-kejang itu bernama Annisa (18). Dia menjelaskan, Annisa tiba-tiba tak sadarkan diri sekitar pukul 19.30 Wita.
“Kita semua kaget, Tiba-tiba anggota saya yang bertugas di bagian tinta itu, terjatuh lalu kejang-kejang dan tidak sadarkan diri saat penghitungan surat suara masih berlangsung,” kata Nojeng, Kamis (15/2/2024).
Nojeng menduga Annisa mengalami kelelahan lantaran proses perhitungan suara yang cukup panjang. Saat itu, Annisa sempat berusaha ditolong oleh anggota KPPS lain, namun Annisa tak kunjung sadarkan diri.
“Sempat anggota KPPS lainnya mencoba memberikan pertolongan, namun tidak ada respon. Jadi kami panggil orang tuanya,” aku Aris.
Setalah orang tua Annisa datang, anggota KPPS itu kemudian dibawa menggunakan mobil. Nojeng mengaku tak tahu kemana Annisa dibawa.
“Diambil sama orang tuanya menggunakan mobil, tidak tau mau dibawa kemana, tapi sepertinya ke rumah sakit,” ucapnya.
Pengakuan Orang Tua Annisa
Sementara itu, Aris, orang tua dari Annisa, mengaku saat ini Annisa telah membaik. Ia saat ini sudah berada di rumah.
“Alhamdulillah anak saya Annisa sudah sadar, kondisinya sudah agak baikan dan sementara istirahat di rumah,” kata Aris dikonfirmasi terpisah.
Dia mengaku, sempat membawa anaknya ke Klinik terdekat yang ada di kelurahan Barombong untuk di berikan perawatan.
“Rencana mau saya larikan ke rumah sakit, karena jaraknya jauh, saya terpaksa bawa ke klinik terdekat dulu. Sampai di sana, Annisa di beri bantuan pernafasan dan kemudian diinfus,” jelasnya.
“Setelah merasa baikan, Annisa anak saya meminta untuk pulang ke rumah,”sambungnya.
Orang tua Annisa membeberkan, jika Annisa sendiri memiliki riwayat penyakit yang tidak bisa lambat makan apalagi kelelahan.
“Annisa ini kalau lambat makan atau kelelahan, pasti akan sakit. Seperti kejadian yang dialaminya, pingsan kemudian kejang-kejang,” bebernya.
Aris pun meminta agar anaknya tak lagi melanjutkan tugasnya sebagai anggota KPPS. Ia khawatir penyakit anaknya tersebut kambuh kembali.
“Saya minta untuk istirahat saja, dan tidak usah melanjutkan tugasnya. Takutnya terjadi apa apa,” Aris memungkasi.